Jumat, 03 Mei 2013

Berpikir Sederhana



Terpetik sebuah kisah, seorang pemburu berangkat ke hutan dengan
membawa busur dan tombak. Dalam hatinya dia berkhayal mau membawa
hasil buruan yang paling besar, yaitu seekor rusa. Cara berburunya
pun tidak pakai anjing pelacak atau jaring penyerat, tetapi menunggu
di balik sebatang pohon yang memang sering dilalui oleh binatang-binatang
buruan.
Tidak lama ia menunggu, seekor kelelawar besar kesiangan terbang
hinggap di atas pohon kecil tepat di depan si pemburu. Dengan ayunan
parang atau pukulan gagang tombaknya, kelelawar itu pasti bisa
diperolehnya. Tetapi si pemburu berpikir, "untuk apa merepotkan diri
dengan seekor kelelawar? Apakah artinya dia dibanding dengan seekor
rusa besar yang saya incar?"
Tidak lama berselang, seekor kancil lewat.
Kancil itu sempat berhenti di depannya bahkan menjilat-jilat ujung tombaknya tetapi ia
berpikir, "Ah, hanya seekor kancil, nanti malah tidak ada yang makan,
sia-sia." Agak lama pemburu menunggu.
 Tiba-tiba terdengar langkah-langkah kaki binatang mendekat,
 pemburupun mulai siaga penuh,
tetapi ternyata, ah... kijang. Ia pun membiarkannya berlalu.
Lama sudah ia menunggu, tetapi tidak ada rusa yang lewat, sehingga ia tertidur.
Baru setelah hari sudah sore, rusa yang ditunggu lewat. Rusa itu
sempat berhenti di depan pemburu, tetapi ia sedang tertidur.
Ketika rusa itu hampir menginjaknya, ia kaget.
 Spontan ia berteriak,
Rusa!!!" sehingga rusanya pun kaget dan lari terbirit-birit sebelum
sang pemburu menombaknya. Alhasil ia pulang tanpa membawa apa-apa.
Banyak orang yang mempunyai idealisme terlalu besar untuk memperoleh
sesuatu yang diinginkannya. Ia berpikir yang tinggi-tinggi dan
bicaranya pun terkadang sulit dipahami. Tawaran dan kesempatankesempatan
kecil dilewati begitu saja, tanpa pernah berpikir bahwa
mungkin di dalamnya ia memperoleh sesuatu yang berharga. Tidak jarang
orang orang seperti itu menelan pil pahit karena akhirnya tidak
mendapatkan apa-apa.
Demikian juga dengan seseorang yang mengidamkan pasangan hidup, yang
mengharapkan seorang gadis cantik atau perjaka tampan yang alim,
baik, pintar dan sempurna lahir dan batin, harus puas dengan tidak
menemukan siapa-siapa.

Kamis, 02 Mei 2013

Cerita Hikmah

Sebuah cerita yang mengandung hikmah besar didalammnya

Pay It Forward
Saat terlintas keraguan apakah mungkin perbuatan baik yang kecil dan sederhana
yang kita lakukan kepada orang lain akan
mampu mempengaruhi kehidupan mereka, mungkin Film "PAY IT FORWARD" bisa menjadi
pendorong
yang memberikan kita semangat untuk selalu tidak jemu-jemu berbuat baik kepada
orang lain.
Kisahnya bercerita tentang seorang anak umur delapan tahun bernama Trevor yang
berpi
kir jika dia melakukan kebaikan kepada tiga orang disekitarnya, lalu jika
ke tiga orang tersebut meneruskan kebaikan yang mereka terima itu dengan
melakukan kepada tiga orang lainnya dan begitu seterusnya, maka dia yakin bahwa
suatu saat nanti dunia ini akan dipenuhi oleh orang-orang yang saling mengasihi.
Dia menamakan ide tersebut: "PAY IT FORWARD"
Singkat cerita, Trevor memutuskan bahwa tiga orang yang akan menjadi bahan
eksperimen adalah mamanya sendiri (yang menjadi single parent), seorang pemuda
gembel yang selalu dilihatnya dipinggir jalan dan seorang teman sekelas yang
selalu diganggu oleh sekelompok anak-anak nakal.
Percobaanpun dimulai :
Trevor melihat bahwa mamanya yang sangat kesepian, tidak punya teman untuk
berbagi rasa, telah menjadi pecandu minuman
keras. Trevor berusaha menghentikan kecanduan mamanya dengan cara rajin
mengosongkan isi botol minuman keras yang ada dirumah mereka, dia juga mengatur
rencana supaya mamanya bisa berkencan dengan guru sekolah Trevor.
Sang mama yang melihat perhatian si anak yang begitu besar menjadi terharu, saat
sang mama mengucapkan terima kasih, Trevor berpesan kepada mamanya "PAY IT
FORWARD, MOM"
Sang mama yang terkesan dengan yang dilakukan Trevor, terdorong untuk meneruskan
kebaikan yang telah diterimanya itu dengan pergi ke rumah ibunya (nenek si
Trevor), hubungan mereka telah rusak selama bertahun-tahun dan mereka tidak
pernah bertegur sapa, kehadiran sang putri untuk meminta maaf dan memperbaiki
hubungan diantara mereka membuat nenek Trevor begitu terharu, saat nenek Trevor
mengucapkan terima kasih, si anak berpesan :"PAY IT FORWARD,MOM"
Sang nenek yang begitu bahagia karena putrinya mau memaafkan dan menerima
dirinya kembali, meneruskan kebaikan tersebut dengan menolong seorang pemuda
yang sedang ketakutan karena dikejar segerombolan orang untuk bersembunyi di
mobil si nenek, ketika para pengejarnya sudah pergi, si pemuda mengucapkan
terima kasih, si nenek berpesan : "PAY IT FORWARD, SON".
Si pemuda yang terkesan dengan kebaikan si nenek, terdorong meneruskan kebaikan
tersebut dengan memberikan nomor antriannya di rumah sakit kepada seorang gadis
kecil yang sakit parah untuk lebih dulu mendapatkan perawatan, ayah si gadis
kecil begitu berterima kasih kepada si pemuda ini, si pemuda berpesan kepada
ayah si gadis kecil : "PAY IT FORWARD,
SIR"
Ayah si gadis kecil yang terkesan dengan kebaikan si pemuda, terdorong
meneruskan kebaikan tersebut dengan memberikan
mobilnya kepada seorang wartawan TV yang mobilnya terkena kecelakaan pada saat

sedang meliput suatu acara, saat si wartawan berterima kasih, ayah si gadis
berpesan:"PAY IT FORWARD"
Sang wartawan yang begitu terkesan terhadap kebaikan ayah si gadis, bertekad
untuk mencari tau dari mana asal muasalnya
istilah "PAY IT FORWARD" tersebut, jiwa kewartawanannya mengajak dia untuk
menelusuri mundur untuk mencari informasi mulai dari ayah si gadis, pemuda yang
memberi antrian nomor rumah sakit, nenek yang memberikan tempat persembunyian,
putri si nenek yang mengampuni, sampai kepada si Trevor yang mempunyai ide
tersebut.
Terkesan dengan apa yang dilakukan oleh Trevor, Si wartawan mengatur agar Trevor
bisa tampil di Televisi supaya banyak
orang yang tergugah dengan apa yang telah dilakukan oleh anak kecil ini. Saat
kesempatan untuk tampil di Televisi terlaksana, Trevor mengajak semua pemirsa
yang sedang melihat acara tersebut untuk BERSEDIA MEMULAI DARI DIRI MEREKA
SENDIRI UNTUK MELAKUKAN KEBAIKAN KEPADA ORANG-ORANG DISEKITAR MEREKA agar dunia
ini menjadi dunia yang penuh kasih.
Namun umur Trevor sangat singkat, dia ditusuk pisau saat akan menolong teman
sekolahnya yang selalu diganggu oleh para berandalan, selesai penguburan Trevor,
betapa terkejutnya sang Mama melihat ribuan orang tidak henti-hentinya datang
dan berkumpul di halaman rumahnya sambil meletakkan bunga dan menyalakan lilin
tanda ikut berduka cita terhadap kematian Trevor. Trevor sendiripun sampai akhir
hayatnya tidak pernah menyadari dampak yang diberikan kepada banyak orang hanya
dengan melakukan kebaikan penuh kasih kepada orang lain.
Mungkinkah saat kita terkagum-kagum menikmati kebaikan Tuhan didalam hidup kita,
dan kita bertanya-tanya kepada Tuhan
bagaimana cara untuk mengungkapkan rasa terima kasih kepadaNya, jawaban Tuhan
hanya sesederhana ini: "PAY IT FORWARD to OTHERS around YOU (Teruskanlah itu
kepada orang lain yang ada disekitar
mu :)

Kenali gaya belajarmu


Kenali gaya belajarmu
Apa tipe dan gaya belajar kita? Suka berdiskusikah ? atau mungin kita suka sekali mendengarkan musik
sambil belajar atau kita suka mencatat?. Ada beberapa macam gaya belajar. Namun yang paling umum
ada tiga yaitu Visual, Kinestik, dan Auditorial.
Visual
Rapi dan teratur
Berbicara dengan cepat
Lebih mengingat apa yang dilihat dari pada didengar
Mementingkan penampilan
Biasanya tidak terganggu oleh keributan
Lebih suka membaca dari pada dibacakan
Lebih suka seni lukis dari pada seni music
Kinestik
Bicara dengan perlahan
Menanggapi perhatian fisik
Menyuruh orang untuk mendapatkan perhatian mereka
Selalu berorientasi pada fisik
Mempunyai perkembangan awal otot-otot yang besar
Belajar melalui manipulasi dan praktik
Banyak menggunakan isyarat tubuh
Tidak dapat duduk diam dalam waktu lama
 Auditorial
Berbicara pada diri sendiri pada saat bekerja
Mudah terganggu oleh keributan
Senang membaca dengan keras dan mendengarkan
Dapt mengulangi kembali dan menirukan nada, birama dan warna suara
Meresa ksulitan untuk menulis, tetapi hebat dalam bercerita
Berbicara dalam irama yang terpola
Lebih suka seni musik dari pada seni lukis

Banggakan Orang Tua Kita


Persembahkan kesuksesan kita buat orang tua
o Bagi yang ortunya masih hidup ketahuilah mereka adalah "kunci surga" buatmu, bila kau perlakukan
dengan baik
o Bagi yang ortunya telah tiada berdoalah dan jalin hubungan dengan orang-orang yang menjadi sahabat
ortu
o Ketahuilah ortumu tak mengharapkan balasan darimu, tapi dia merindukan prestasimu
o Bila kita belajar asal-asalan dan tak mau berprestasi, sesungguhnya kita sedang mengecewakan ortu
o Bila kita pergi sekolah dan hanya main-main saja, sebenarnya kita pun telah melukai perasaan mereka
o Peringanlah tugas ortumu, saat kita kecil dia mengasuh kita, jangan setelah kita remaja-dewasa
menyuruh mereka untuk ini dan itu
o Sisihkanlah dana & waktu berkualitas untuk ortumu sebagai prioritas dalam hidupmu
o Berdua-duaan dengan pacar kamu bisa lama, kenapa dengan ortu mu ga bisa
o Mentraktir teman dan pacarmu bisa, kenapa sekedar membelikan sesuatu pada ortumu ga bisa
o Saat berbeda pendapat dengan ortu jadikanlah media untuk berlatih negosiasi bukan untuk
menghardiknya
o Jangan pernah sekalipun menceritakan keburukan dan kelemahan ortu kepada orang lain
o Saat ortumu sakit segeralah obati, jangan kau anggap beban tapi amal soleh yang sangat tinggi
o Jangan pernah mengeluh sedikitpun saat ortumu meminta pertolonganmu
o Bermimpilah dan berusahalah dengan keras agar mampu memberangkatkan mereka ke tanah suci
o Sadarilah, saat kita berbuat dosa saat itulah sebenarnya kita juga mencemarkan nama baik ortu
o Jangan pernah tunda niat berbuat baik kepada ortumu daripada kau menyesal karena Dia memanggil ortumu
o Walau pendidikan ortumu lebih rendah darimu tapi jangan pernah sekali-kali kau mencaci pendapatnya
o Sungguh terlalu bila belum mampu membahagiakan ortu tapi jarang berdoa buat ortu, anak tak tahu
malu
o Bila ortumu tidak setuju atas pilihan pasangan hidupmu, yakinkanlah, jangan menikah tanpa restu
mereka

o Agama telah memuliakan Ibu , maka hari ini tidak berlebihanlah jika kita memberikan sesuatu yang lebih
dari biasanya.
Saat MELAHIRKAN darahnya berceceran untuk MENYELAMATKAN mu
Saat MENDENGAR tangisan mu yang PERTAMA Air Mata BAHAGIA nya MENETES
Saat MEMELUK tubuhnya yang mungil dia merasa BERHASIL dlm PERJUANGAN BESAR
nya
SAKIT pasca MELAHIRKAN mu, dia TIDAK BERISTIRAHAT banyak dan terus didekatmu
Saat KAMU MENANGIS, dia akan TERBANGUN dan BANGKIT mengambilmu WALAUPUN
TUBUHNYA SAKIT DAN SANGAT LESU
Jam BERAPAPUN tangis kamu PECAH, dia akan BERUSAHA mendiamkan mu dalam Doa,
dalam Tangis dan dalam CINTA
Nama kamu DISEBUT dalam DOA nya dan BERHARAP kamu BERKELIMPAHAN bahagia
sepanjang masa hidup mu
Dia ga pernah TAHU, BESAR NANTI kamu akan MELAWAN, MEMBUATNYA MENANGIS
bahkan MENGUSIRnya, dia tetap MENYUSUImu
Kamu MELENGKAPI rasa Air matanya, Bahagia, Terharu, Sedih ITU SEMUA untuk
bersamamu & membuatmu tetap HIDUP

Minggu, 21 April 2013

Suara hati Pelajar


Masih maukah kalian menjadikan tunas-tunas bangsa sebagai kelinci percobaan?
.Masih maukah kalian mempertaruhkan masa depan kami hanya dalam 4 hari diatas kertas dengan sebuah pena ?
Sekolah 3 tahun , menghabiskan buku beratus-ratus lembar yang pada akhirnya hanya akan ditentukan oleh ulangan yang hanya berlangsung 4 hari dengan sebatang pena .  Dalam satu hari sebuah mata pelajaran ,dengan materi pengajaran yang diperoleh selama 3 tahun yang dirangkum menjadi satu paket yang dikerjakan dalam waktu 2 jam . Kami bukan mesin yang bisa menyimpan semua materi dalam memori . Ada saatnya kami pun lupa .

Setelah UN 2013 ini ,apakah kalian tetap akan melaksanakannya tahun depan . Kalau iya , tolonglah kiranya lebih dipersiapkan lagi  tahun depannya sehingga tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan seperti tahun ini kepada adik-adik kami .
Kami sangat kecewa akan mekanisme pelaksanaan UN yang carut marut apalagi kami adalah salah satu sebagai peserta UN tahun 2013 ini , Kekecewaan karena UN yang tidak diadakan serentak di 33 provinsi . Dan hal ini pun membuat kondisi fisik dan psikologis kami menjadi terganggu . Seperti yang diketahui bersama UN sering dianggap menjadi momok yang menakutkan bagi para siswa. Menjadi lebih menyeramkan rasanya dengan adanya  penundaan-penundaan pelaksanaanya .
 . Ujian yang seharusnya dilaksanakan Senin (15/04) molor kemudian menjadi  Kamis (18/04) di 11 provinsi setelah dijadwalkan ulang   . Namun , masih saja pada hari itu masih ada beberapa sekolah  yang belum melaksanakan UN dikarenakan lagi-lagi pendistribusian soal yang kurang lengkap .
Termasuk sekolah kami yang UN nya baru dilaksanakan pada Jumat (19/04) , itupun kami harus menunggu kedatangan soal dari posko UN , dan pada pukul 08:45 barulah UN disekolah kami dilaksanakan . Itupun mengerjakan dengan soal dan LJUN yang difoto copy .

Tujuan pemerintah memang baik melakukannya untuk menstandarkan pendidikan agar adanya penyetaraan . Ok lah , kami terima adanya UN tapi sebelum pemerintah menstandarkan para siswa-siswi / pelajar , sudah seharusnya para tenaga pendidiklah yang terlebih dahulu disetarakan . Bukan kami menghina / merendahkan tenaga pengajar yang ada  tapi belum tentu ,apa yang diajarkan suatu sekolah sama dengan yang diajarkan disekolah lain . Terutama pada keadaan sekolah yang berada diperkotaan , tentu jelas berbeda dengan sekolah yang berada dipedesaan . Diperkotaan pengajarannya lebih intensif dikarenakan lengkapnya sarana dan prasarana yang ada . Tapi disekolah yang berada dipelosok terhambat karena kurang memadainya sarana dan prasarana .


Pemilih jadi Penentu Masa Depan


Assalamualaikum warahmatullahi waabarakarakatu ,
Salam sejahtera bagi kita semua ,
Disini saya akan membahas sedikit tentang Pemilu . Pemilu yang merupakan singkatan  Pemilihan Umum adalah  suatu perwujudan pelaksanaan demokrasi yang pada prinsipnya diselenggarakan sebagai sarana kedaulatan rakyat, sarana partisipasi masyarakat ,memilih pemimpin politik dan sarana sirkulasi elit.Dalam hal ini diharapkan masyarakat menggunakan hak pilihnya sebagai suatu kewajiban sebagai warga Negara .  Sebab dengan begitu artinya masyarakat telah berpartisipasi untuk menentukan pemimpin masa depan .Partisipasi masyarakat tersebut sering dijadikan sebagai salah satu tolak ukur untuk mengukur keberhasilan Pemilu . Semakin tinggi tingkat partisipasi masyarakat semakin legitimate sebuah pemilu .Partisipasi masyarakat secara kuantitatif dapat diukur melalui persentase jumlah pemilu yang datang ke TPS yang menggunakan hak pilihnya . Sedangkan secara kualitatif dapat dilihat dari rasionalitas pilihan dan peran aktif pemilih dalam setiap tahapan .   Sudah seharusnya kita sebagai pemilih haruslah menjadi pemilih yang cerdas . Nah bagaimana pemilih yang cerdas itu? Pemilih yang cerdas adalah pemilih yang memilih calon pemimpin yang cerdas pula . Sebagai pemilih kita harus memilah-milah pemimpin mana yang betul-betul patut dijadikan pemimpin , maka dari itu terlebih dahulu kita harus mengetahui (bibit bebet dan bobotnya hahaa salah ,mang mau milih pasangan hidup ) pemimpin itu apakah sering turun ke lapangan memperhatikan rakyatnya atau tidak , bukan hanya perhatian pada saat mendekati pemilu tapi yang perhatian  sebelum ia mendaftar sebagai pemimpin baik itu capres, cawapres, caleg , cagub , sampai tingkat bawah sekalipun .
Jangan memilih hanya karena telah diberi uang ataupun barang . Hati-hati akan pemimpin yang seperti ini  cenderung mereka adalah orang-orang yang tidak bisa dipercaya . Akankah mereka datang setelah menjadi Pemimpin ? Itu masih sangat dipertanyakan , karena banyak Pemimpin yang telah jadi namun setelah itu tak muncul lagi batang hidungnya. Kemana mereka ? Entahlah mungkin mereka sibuk akan tugasnya sebagai pemimpin yang memperjuangkan aspirasi rakyat  atau yang lain .  
Seorang pemilih  menjadi penentu masa depan . Maka dari itu Ayo menjadi pemilih yang cerdas dan memilih pemimpin yang cerdas .

Salam hangat , bagi semua
Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh .